kegagalan
itu dirasa layaknya sebuah pukulan yang pemerannya musti tersungkur
jatuh hingga melibatkan airmata sebagai penenangnya. tapi kegagalan
bukan akhir dari segalanya. hanya saja keberhasilan enggan berada
didepan sebab kemalasan yang masih kerasan bertempat diperasaan. aku
yakin, entah kapan keberhasilan itu akan datang bersamaan dengan
kebahagiaan yang awalnya dari kejujuran lalu memerankan pikiran layaknya
peran.
dan sekarang....
aku lebih baik jujur diantara yang dusta
dari pada harus dusta dari yang dusta..
tuhan bersama orang-orang yang jujur, amiin :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar